Iklan
RSS

Kelebihan Jam Mati dibanding Jam Hidup

22 Nov

Kelebihan Jam Mati dibanding Jam Hidup

MansarPost – Berikut adalah sebuah cerita fiksi ala mansarpost :

Suatu hari, seorang raja mengadakan sebuah sayembara… Raja tersebut mempunyai sebuah jam yang sangat indah dan waktu yang ditunjukkan pada jam tersebut dijadikan patokan waktu bagi seluruh rakyatnya, jika jam tersebut menunjukkan pukul 10:00 maka seluruh jam harus jam 10:00 juga,, tidak ada selisih waktu bagi semua daerah dibawah kekuasaannya… Oh ya,, jam sang raja tersebut sangat canggih, walaupun manual,, tapi satuannya sampai milidetik, udah kayak satuan waktu motoGP… 😀

image

Kembali ke sayembara,, sayembara dari sang raja adalah barang siapa dari jam rakyat yang bisa tepat waktunya dengan jam sang raja, maka dia akan mendapatkan hadiah Yamaha R25… :mrgreen: Oh ya, jika ada jam lain yang tepat sama dengan jam sang raja, maka jam sang raja akan mengeluarkan bunyi yang sangat merdu, dan karena alasan inilah sang raja mengadakan sayembara ini…
Semua penduduk negeri berbondong-bondong hendak mengikuti sayembara tersebut, berharap bisa mendapatkan hadiah R25 dari sang Raja, lumayan bisa buat mas kawin… 😀
Setelah sekian lama panitia mensortir,, sebetulnya sudah ada calon pemenang, dimana yang paling mendekati jam sang raja, selisihnya hanya terpaut sebesar 0,01 detik lebih lambat saja,, sedangkan calon podium kedua selisihnya sebesar 0,07 lebih lambat dari jam sang raja… Namun tetap saja, pemenang masih belum bisa ditentukan, karena saking banyaknya peserta sayembara, jadi beberapa peserta memang masih belum dinilai… Waktu semakin berlalu,, hanya tinggal satu peserta yang belum dinilai,, sementara hasil masih tetap sama dengan pemimpin selisih terkecil adalah 0,01 detik lebih lambat dari jam sang raja… Namun sebelum sayembara diakhiri,, terlihat dari kejauhan seorang anak berlari dengan terpogoh-pogoh hendak mengikuti sayembara,, hingga tanpa disadari baterai jamnya telah jatuh di jalan… Sesampainya di depan panitia, betapa terkejutnya sang anak melihat jamnya tidak kunjung berjalan, alias mati tidak bergerak, sontak saja selisih waktunya menjadi 5 menit lebih lambat dari jam sang raja, dimana jam sang anak mati tepat pukul 12:00 siang,, jam sang raja pukul 12:05,, padahal anak tersebut sudah datang dari jauh, dari pelosok negeri… Akhirnya sayembara telah usai, pemenang lomba diputuskan adalah jam dengan selisih 0,01 detik tadi dan hadiah akan diserahkan keesokan harinya… Sayembara telah usai, namun tujuan utama sang raja agar jamnya bisa mengeluarkan bunyi merdu sebetulnya telah gagal,, tidak ada jam penduduk yang benar-benar tepat dengan jam sang raja…

Pada malam hari tepat jam 12 malam, sang raja terbangun dari tidurnya… Beliau terbangun karena adanya alunan merdu yang berasal dari ruang sayembara tadi siang.. Ketika sang raja memasuki ruangan tersebut, sang raja sangat kaget bahwa jam kesayangannya telah mengeluarkan bunyi merdu yang ternyata dipicu oleh jam sang anak kecil dari pelosok negeri tadi siang… Sang raja terdiam sejenak, ternyata jam yang dapat menebus hasratnya untuk dapat mendengar suara merdu dari jam kesayangannya adalah jam mati yang dibawa sang anak…

Ketika upacara penyerahan hadiah sayembara tiba,, sang raja meralat kata-katanya kemarin siang,, sang raja memutuskan bahwa pemenang sayembara adalah sang anak pembawa jam mati… Namun ternyata sang anak menolak hadiah tersebut, dia ingin agar sang raja tetap pada keputusannya kemarin, dia ingin sang raja tegas atas apa yang telah diucapkannya… Bukan hanya itu, rupanya sang anak membawakan satu buah baterai untuk jam mati yang kemarin dia bawa dan tambahan lima buah jam mati yang lebih canggih kepada sang raja, lebih canggih karena ke-5 jam yang dibawanya sudah dapat membedakan waktu siang dan waktu malam… Posisi waktu pada ke-5 jam tersebut adalah pada pukul 04:30 pagi,, 12:00 siang,, 15:30 siang/sore,, 18:00 malam dan 19:30 malam… Sejak saat itulah,, pada waktu-waktu yang sesuai dengan ke-5 waktu diatas, jam sang raja akan mengeluarkan alunan merdu yang akan membuat siapapun terpanggil seraya meninggalkan setiap aktivitas yang masih dilakoninya… Yaaap,, suara tersebut adalah suara Adzan…

Note : Tulisan ini dilindungi hak cipta.. Jika hendak mengutip mohon agar mencantumkan link sumber..

Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 22 November 2014 in Tak Berkategori

 

Tag: , ,

4 responses to “Kelebihan Jam Mati dibanding Jam Hidup

  1. datuktoman

    22 November 2014 at 6:13 am

    5 jam mati di masjid.. Jam pentunjuuk waktu sholat…

    Suka

     
    • mansarpost

      22 November 2014 at 6:28 am

      Yuuupp,, ceritanya terlalu dipaksakan ya masbroo… 😀

      Suka

       
  2. Bonsai Biker

    22 November 2014 at 9:47 am

    mosok gan?

    Suka

     
    • mansarpost

      22 November 2014 at 9:48 am

      huahahaha,, khan ngarang mode:on mbah… 😀

      Suka

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: