Iklan
RSS

Tentang Kualitas Jalan Pantura, Salah Besar Jika Jembatan Timbang ditekan untuk Menghasilkan Pendapatan

26 Nov

Tentang Kualitas Jalan Pantura, Salah Besar Jika Jembatan Timbang ditekan untuk Menghasilkan Pendapatan

Cost Center vs Profit Center
MansarPost – Sobat pembaca setia mansarpost,, belum lama kita sudah membahas mengenai perkembangan jalan tol Cikampek-Palimanan dimana kita juga sedikit menyinggung mengenai jalur pantura… Naaahh kali ini pembahasan kita masih berkaitan dengan jalur pantura dimana setiap tahun selalu menjadi momok karena perbaikan jalan yang seolah tiada habisnya atau biasa dikenal dengan perbaikan jalan abadi…

image

Salah satu faktor yang selalu didengung-dengungkan adalah beban jalan yang sangat besar,, beban yang ditanggung jalan pantura tidak sesuai dengan spesifikasi jalan tersebut sehingga umur jalan-pun menjadi sangat pendek, cepat rusak dan akhirnya membahayakan pengguna jalan…
Satuan kerja jembatan timbang pantura sebagai instansi yang bertugas mengecek tonase kendaraan, menjadi sasaran empuk untuk dikambing-hitamkan karena memang instansi inilah yang harus bertanggungjawab jika ada kendaraan yang kelebihan muatan/tonase lolos dalam pemeriksaan yang dilakukan…
Namun sekali lagi,, kita tetap tidak boleh menyalahkan satu pihak saja,, karena bisa jadi hal tersebut dipicu oleh faktor lain…

image

Jembatan Timbang,, adalah salah satu satuan kerja yang menghasilkan pendapatan bagi Kas Daerah,, yakni melalui uang denda dari kendaraan yang kelebihan tonase… Namun ingat,, punya pendapatan bukan berarti pendapatannya harus digenjot semaksimal mungkin,, bisa didenda semua kendaraan yang lewat kalo memang begitu caranya… Kinerja jembatan timbang bukan diukur dari seberapa banyak dia dapat menghasilkan uang,, tapi dilihat dari kondisi jalan yang masuk wilayah jajahannya,, jika kondisi jalan rusak parah karena banyaknya kendaraan overweight yang melintas,, maka bisa dipastikan bahwa kinerjanya buruk,, Nol Besar…

Memang siihh kalo dilihat pendapatan yang besar maka kontribusinya terhadap pemasukan Kas Daerah meningkat,, maksudnya memang baik,, tapi sayang dampaknya besar… Satuan kerja jembatan timbang seolah hanya fokus pada pendapatan yang ditargetkan,, padahal tugas utamanya adalah sebagai pengatur tonase setiap kendaraan yang melintas… Instansi tersebut seolah dianggap berhasil jika target pendapatan tercapai,, namun di sisi lain, jalan rusak ya sebodo amat, karena adanya anggapan bahwa target yang lebih penting adalah pendapatan, bukan pengawasan… Sekali lagi,, dia itu bukan profit center,, tapi cost center… That’s it… Semoga berguna…

BACA JUGA :

Iklan
 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 26 November 2014 in Akuntansi, Transportasi

 

Tag: , , , ,

5 responses to “Tentang Kualitas Jalan Pantura, Salah Besar Jika Jembatan Timbang ditekan untuk Menghasilkan Pendapatan

  1. suleman

    26 November 2014 at 11:07 am

    mana mikir gan orang dishub,. noh sebagai contoh dishub dki, kayaknya kek gimana. asal dapat duit, setoran lancar… jalan rusak, proyek pantura kan proyek abadi?

    Suka

     
    • mansarpost

      26 November 2014 at 11:10 am

      Naaahh itu dia masbrooo,, karena fokusnya “duit” urusan lain jadi sebodo amat… Mudah2an aja ada sistem yang lebih efektif…

      Suka

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: