Iklan
RSS

Sekilas Perbandingan Motor Eropa dengan Motor di Indonesia [Asia] – Kelas Skutik dan Sport Entry Level

01 Mei

Sekilas Perbandingan Motor Eropa dengan Motor di Indonesia [Asia] – Kelas Skutik dan Sport Entry Level

Yamaha YZF R125 it’s Like Honda Forza 125,, and Yamaha YZF R15 it’s Like Honda PCX 150 – Asian vs. Europe [Entry Level Bike]

image

Yamaha R15 dan R125,, ibarat Honda PCX 150 dan Forza 125

MansarPost – Brosist sobat pembaca setia,, di pasar kendaraan roda dua tanah air, motor sport fairing entry level yang diandalkan oleh pabrikan Yamaha adalah Yamaha YZF R15.. Sedangkan di negeri Eropa sana, produk Yamaha yang mengemban segmen pemula adalah Yamaha YZF R125.. Yaaapp,, hanya berbeda 25cc, namun demikian spesifikasi mesinnya masih mirip-mirip brosist, hanya beda ukuran diameter pistonnya saja..

Spesifikasi Mesin R15
– Kubikasi : 150cc
– Diameter (Bore) x Langkah (Stroke) : 57 mm x 58,7 mm
– Rasio Kompresi : 10,4 : 1
– Power Maksimum : 12,2 kW @ 8.500 rpm
– Torsi Maksimum : 14,5 Nm @ 7.500 rpm

Spesifikasi Mesin R125
– Kubikasi : 124,7cc
– Bore x stroke : 52.0 mm x 58.6 mm
– Rasio Kompresi  11,2 : 1
– Power Maksimum : 11,0 kW (15,0 PS) @ 9.000 rpm
– Torsi Maksimum : 12,4 Nm @ 8.000 rpm
– (tambahan) : Pengereman ABS

Secara spesifikasi mesin, seolah terlihat bahwa R15 merupakan versi bore-up dari R125, sasisnya pun mirip, perimeter delta-box, yang membedakan adalah dan part-part pendukung lainnya..

image

Shock depan R125 menggunakan model Upside-Down dan pengereman ABS

Yaaapp,, beberapa piranti pendukung seperti pengereman dan shock depan dari YZF R125, terlihat sedikit lebih tinggi spesifikasinya jika dibandingkan dengan saudaranya YZF R15.. Yamaha R125 sudah dibenamkan piranti pengereman ABS,
shock Upside-down teleskopik,, sedangkan R15 masih menggunakan part konvensional..

Kondisi ini sebetulnya tidak jauh berbeda dengan Honda PCX 150, jika kita membandingkannya dengan Honda Forza 125.. PCX 150 adalah senjata andalan Honda pada segmen maxi skutik entry level di Asia, sedangkan Forza 125 adalah senjata andalannya di Eropa sana.. Secara spesifikasi mesin, PCX 150 adalah versi stroke-up dari Forza 125,, namun jika kita bandingkan spek teknis part-part lainnya, Forza 125 lebih unggul..

image

Honda PCX 150 untuk pasar Asia - Forza 125 untuk pasar Eropa

Spesifikasi Mesin Honda PCX 150
– Kubikasi : 153cc
– Diameter (Bore) x Langkah (Stroke) : 58 mm x 57,9 mm
– Rasio Kompresi : 10,6 : 1

Spesifikasi Mesin Honda Forza 125
– Kubikasi : 124,9cc
– Diameter (Bore) x Langkah (Stroke) : 52,4 mm x 57,9 mm
– Rasio Kompresi : 11,5 : 1
– (tambahan) : Pengereman ABS

Dari perbandingan antara R15 dan R125 serta PCX 150 dan Forza 125 di atas,, perbedaan paling kentara ada pada rasio kompresinya,, dimana compression ratio R125 dan Forza 125 (motor Eropa) lebih tinggi dibanding saudaranya (motor Asia).. Hal ini IMHO untuk menekan tingkat emisi gas buang yang dihasilkan oleh motor.. Selain itu perangkat keselamatannya juga beda brosist.. Sektor pengereman motor Eropa di atas, keduanya sudah menggunakan teknologi Anti-lock Brake System (ABS)..

Intinya,, jika kita membandingkan motor-motor Asia dengan motor Eropa,, sekalipun itu kelas entry level, spek teknis produk-produk disana jauh lebih mumpuni dibandingkan spek motor Asia.. IMHO persyaratan keamanannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Indonesia atau negara Asia lainnya.. Masalah kubikasi yang lebih kecil 25cc, itu dikarenakan kelas pemula (SIM A1) disana memang ya 125cc saja, batasan kubikasi dari driving licence kelas pemula disana hanya 125cc..

image

SIM A1 Eropa

image

Tingkatan SIM Eropa

Sooo,, kemungkinan Yamaha R125 dan Honda Forza 125 di Indonesia..?? Walaupun kemungkinannya tetap ada,, tapi kayaknya kecil dehh, peruntukannya sudah masing-masing je..
Okkkee,, sekian dari mansarpost,, mohon dikoreksi jika salah,, semoga berguna..

BACA JUGA :

Iklan
 
19 Komentar

Ditulis oleh pada 1 Mei 2015 in otomotif, Perbandingan Produk, Roda 2

 

Tag: , , , , , , , , ,

19 responses to “Sekilas Perbandingan Motor Eropa dengan Motor di Indonesia [Asia] – Kelas Skutik dan Sport Entry Level

  1. indomotoarena

    1 Mei 2015 at 10:49 am

    desain r125 dan forza 125 jos semua.

    http://indomotoarena.wordpress.com

    Suka

     
  2. agoey

    1 Mei 2015 at 11:38 am

    Ditambah lagi orang sana gak ribut soal harga…

    Suka

     
  3. RF

    1 Mei 2015 at 2:28 pm

    Desain Eropa lebih keren.
    Numpang sharing aplikasi android untuk merawat motor matic Gan
    https://play.google.com/store/apps/details?id=rifel.appliction.servisberkalamotormatic

    Suka

     
  4. danisubject

    1 Mei 2015 at 3:51 pm

    yang jelas europe mah desain nya hi class semua. dari 125 cc powerfull light weight ban lebar full feature … padahal cuman entry level … yah namanya juga eropah … kebanyakan naik mogeh mogeh .

    Suka

     
    • mansarpost

      1 Mei 2015 at 4:05 pm

      Tapi khusus entry level,, power mereka dibatasi 11 kW saja,, masih menang Asia yang kebanyakan sekitar 12 kW lebih (karena 150cc).. 😀

      Suka

       
      • danisubject

        1 Mei 2015 at 4:08 pm

        Yah kalo ga dibatasi ntar overpowered . Entry level kan buat belajar . gimana kalo 125 cc 11 kw upp . Dengan rangka yg enteng gitu . Ngeri

        Suka

         
      • mansarpost

        1 Mei 2015 at 6:14 pm

        Iyaap,, aspek keselamatan benar2 diperhatikan disana, pabrikan jadi nga perang power, tapi perang fitur..

        Suka

         
  5. ghost'sokan

    1 Mei 2015 at 5:17 pm

    Nah udh jlas kan kl motor2 disini downgrade…jd ga ush kaget dikit2 komplen/jajan ke bgkel!! ya emg hrs gitu biar bisnis sperpat nya jln terus.. /😫hadehhh

    Suka

     
    • mansarpost

      1 Mei 2015 at 6:24 pm

      Bukan downgrade kang,, disini standar, cuma di ngeropah yg upgrade.. 😀

      Suka

       
  6. koddy

    1 Mei 2015 at 5:37 pm

    Skutik entry level di eropa itu yang 49cc, seperti Aprillia, Peugeot, dkk.

    125 keatas sih bukan entry level lagi.

    Suka

     
    • mansarpost

      1 Mei 2015 at 6:27 pm

      Naaah kalo yg dibawah 50cc itu SIMnya A kalo menurut tabel.. Yg 125cc itu yg A1,, cuma mungkin ane salah, masuknya entry level apa learner bike..

      Suka

       
  7. g-sonk

    2 Mei 2015 at 10:23 pm

    kalau suzuki ADDRES buatan Indo gmn kang ? Katanya di Export 20 Negara

    Suka

     
    • mansarpost

      2 Mei 2015 at 10:31 pm

      Iya bener kang,, mantaap tuuh, motor Asia tapi mampu menembus pasar Eropa.. Kemungkinan besar mengincar pasar motor low budget kelas 125cc kebawah, terutama buat konsumen 50cc yang mau naik kelas..

      Suka

       
      • g-sonk

        3 Mei 2015 at 1:49 pm

        Bukane Jepang ,thailand juga termasuk Asia ,?! Tapi ADDRESS dibuat di indonesia Dan Quality Control bisa lolos standart Eropa,Australia,spanyol ,dll

        Suka

         
      • mansarpost

        3 Mei 2015 at 1:54 pm

        Address diproduksi di Indonesia IMHO kayaknya agar biaya produksi lebih murah..
        Terkait Address yg bisa menembus pasar global (Eropa, Asia dan lainnya) bisa dipastikan bahwa secara kualitas motor ini memang mantap,, namun bukan berarti sama plek, ada sedikit detil2 perbedaan misal rear grip dan mata kucing..

        Suka

         
  8. yamaha

    5 April 2016 at 10:36 am

    Kok asia di anak tirikan ya? kan pabrikan motor ternama berasal dari asia semua, honda yamaha suzuki kawasaki, dari asia semua, sejak kpn jepang itu eropa.

    Suka

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: