Iklan
RSS

Tepatkah Jika Harga Motor Produksi Lokal Sama dengan Harga Motor CBU…?? – Contoh Kasus Yamaha R25/MT25

05 Mei

Tepatkah Jika Harga Motor Produksi Lokal Sama dengan Harga Motor CBU…?? – Contoh Kasus Yamaha R25/MT25

Domestic Product Pricing = Import Product Pricing (CBU)…??

MansarPost – Brosist sobat pembaca setia,, dahulu, kehadiran motor-motor sport fairing di Indonesia seperti Kawasaki Ninja 250 dan Honda CBR 150/250 awalnya hanya sebagai motor-motor yang diimpor secara utuh dari luar negeri sana atau bahasa kerennya Completely Built Up (CBU).. Hal ini dilakukan karena pasarnya yang memang tidak terlalu besar, jadi tindakan mengimpor motor dari negeri tetangga adalah sebuah solusi praktis.. Selain itu, keberadaan motor-motor CBU ini juga sekaligus berfungsi sebagai motor flagship pabrikan, untuk mengangkat image motor-motor produksi dalam negeri (domestik/lokal)..

image

Honda CBR150 CBU dari Thailand

Perlahan tapi pasti, permintaan atas motor-motor sport fairing (terutama 150cc) semakin meningkat, dan pada titik ini, pabrikan Yamaha membuat gebrakan dengan menghadirkan Yamaha R15 secara lokal (produksi dalam negeri).. Yaaap,, motor ini dibanderol seharga 28juta(*) saja brosist,, di sisi lain, harga produk sejenis (CBR150) sudah menyentuh 38juta(*)

image

Banjir produk sport fairing 150cc lokal - Honda CBR150 Lokal dan Yamaha R15

Tindakan Yamaha selanjutnya dibalas oleh Honda dengan ikut memproduksi secara lokal sport fairing 150cc andalannya, dimana harganya disetting mirip dengan Yamaha R15, yakni 28juta(*) juga..
Yaaapp,, jika dilihat korelasi antar harga produk lokal dan produk CBU, terlihat bahwa harga produk lokal relatif lebih murah 26% dibandingkan jika produk tersebut didatangkan secara CBU..

Hal yang berbeda terjadi pada kelas sport fairing 250cc.. Ternyata eh ternyata Yamaha mematok harga R25 (produksi lokal) tidak jauh berbeda dengan produk kompetitor, katakanlah 60juta – ABS(*).. Padahal jika kita merujuk korelasi harga produk Lokal-CBU di atas,, IMHO seharusnya harga R25 lokal bisa disetting pada harga 45jutaan (26% lebih murah),, bukannya sama dengan harga motor CBU, bener nga…??

image

Harga Yamaha R25 tidak jauh berbeda dengan produk kompetitor yang notabene produk CBU

Memang siih, korelasi harga produk Lokal-CBU ini lemah, karena produk yang dibandingkan bukanlah produk dari satu pabrikan (Yamaha vs. Kawasaki),, namun setidaknya khan bisa dijadikan sebagai gambaran kasar bahwa harga produksi lokal akan relatif lebih murah jika dibandingkan dengan produk CBU..

Artikel ini juga sekaligus ingin menanggapi perkara bocoran harga Yamaha MT25 yang kian santer dibicarakan di dunia maya.. Sebagian mungkin berpikir bahwa jika harga MT25 dipatok seharga 45juta, maka harga produk ini akan terlihat murah.. Kenapa…?? Karena kita membandingkannya dengan harga Kawasaki Z250 yang notabene dibanderol seharga 50jutaan.. Padahal seharusnya, jika kita menggunakan korelasi harga produk Lokal-CBU diatas, IMHO seharusnya harga Yamaha MT25 bisa diset 26% lebih murah, yakni seharga 37jutaan saja..

image

Bocoran Harga Produk Baru Yamaha - MT25, R25/R15 Livery MotoGP dan New Vixion Facelift

Sooo harga produk lokal = harga produk CBU…?? Harusnya siih lebih murah brosist.. Kalopun harganya sama, seharusnya kualitas dan fiturnya jauh lebih mumpuni….!!
Okkkee,, sekian dari mansarpost,, mohon dikoreksi jika salah,, mohon maaf jika ada beda pendapat,, semoga berguna..

(*) note : harganya sengaja dibulatkan, biar ngitungnya gampang

BACA JUGA :

Iklan
 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 5 Mei 2015 in otomotif, Perbandingan Produk, Roda 2

 

Tag: , , , , , , , ,

11 responses to “Tepatkah Jika Harga Motor Produksi Lokal Sama dengan Harga Motor CBU…?? – Contoh Kasus Yamaha R25/MT25

  1. fbh

    5 Mei 2015 at 9:57 pm

    37juta, sama kualitas Z250SL yang masih satu silinder justru malah tidak ada valuenya klo disamakan dengan motor satu cylinder

    Suka

     
    • mansarpost

      6 Mei 2015 at 5:20 am

      Memang sih kang jadinya dilema, takut imagenya turun.. Maksudnya kalo diset pada harga tinggi, fitur dan kualitasnya ya kudu jempolan juga, jangan sampai konsumen membayar harga mahal tapi nga sesuai sama value motor itu sendiri.. Dan kalo takut imagenya turun karena motornya dibanderol harga rendah, seharusnya R15pun dulu begitu, diset mirip2 harga CBR150 CBU..

      Suka

       
    • mansarpost

      6 Mei 2015 at 5:26 am

      Efek lebih jauh takutnya ada kongkalikong antar pabrikan buat menset harga motor tinggi, monopoli harga..

      Suka

       
  2. agoey

    5 Mei 2015 at 10:04 pm

    Setuju.. Tapi kelas 250cc Yamaha berani bandrol R25 lokal sama dengan Ninja 250 Fi CBU.. Karna perkara image dan prestise..

    Suka

     
    • mansarpost

      6 Mei 2015 at 5:25 am

      Naahh itu kang,, memang salah satu pertimbangannya karena range harga motor sport fairing 250cc sudah terbentuk di angka 50-60jutaan.. Tapi jadinya nga konsisten, harusnya R15 juga dulu diset harga 40jutaan dong biar imagenya nga turun.. Justru dengan menset pada harga rendah, RR mono dan SL250 nanti bakal keliatan overprice, karena sama2 produk lokal tapi harga nyesuainnya sama harga motor CBU.. Efek lebih jauh takutnya ada kongkalikong antar pabrikan buat menset harga motor tinggi, monopoli harga..

      Suka

       
      • agoey

        6 Mei 2015 at 7:45 am

        Kan mereka sempat mau diselidiki terkait kartel.. Tapi sampe sekarang ndak ada kelanjutannya.. Nguap gitu aja

        Suka

         
      • mansarpost

        6 Mei 2015 at 7:56 am

        Naaah itu dia, takutnya kayak gitu..

        Suka

         
  3. warungasep

    5 Mei 2015 at 10:05 pm

    walaupun murah juga sy gk beli hihihihi

    Jika Honda punya varian Repsol, Yamaha punya varian Moviestar… inilah motor-motor baru Yamaha yang berlivery Moviestar, klik infonya dibawah ini:
    http://warungasep.net/2015/05/05/akan-makin-banyak-rossi-di-jalanan-nih-inilah-motor-motor-baru-yamaha-berlivery-motogp-moviestar/

    Suka

     
    • mansarpost

      6 Mei 2015 at 5:26 am

      Sama kang,, bisanya ngerasain punya temen ajjjaaahh.. 😀

      Suka

       
  4. ghost'sokan

    7 Mei 2015 at 2:27 pm

    Modal produksi lokal sekecil2nya unt dpt laba sbesar2nya, kl udh overstok&ga laku baru diskon gila2an#,#habit triktriky

    Suka

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: